Sumber Belajar

Association Educational Comunication and Technology – lembaga pengembangan teknologi dan komunikasi pendidikan yang berbasis di Amerika Serikat (AECT, 1977) mengartikan sumber belajar sebagai semua sumber (data, manusia, dan barang) yang dapat dipakai oleh pelajar sebagai suatu sumber tersendiri atau dalam kombinasi untuk memperlancar belajar. Pengertian ini oleh AECT dikembangkan pada tahun 2007 yaitu sumber belajar yaitu berbagai atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar

Jenis sumber belajar menurut AECT (1977) dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1) Pesan (messages), yaitu informasi yang ditransmisikan oleh komponen lain dalam bentuk ide, fakta, seni, dan data. Dalam sistem persekolahan, pesan ini berupa seluruh mata pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik..

2) Orang (peoples), bertindak sebagai penyimpan, pengolah, dan penyaji pesan. Coba Anda berikan contoh? Contohnya guru, dosen, tutor, pustakawan, laboran, instruktur, widyaiswara, pelatih olah raga, tenaga ahli, produser, peneliti dan masih banyak lagi, bahkan termasuk peserta didik itu sendiri. Selain itu, staf pendukung dan ahli mata pelajaran sering sebagai sumber untuk pengajar dan peserta didik. Orang-orang tersebut memiliki pengetahuan luas dan pengalaman banyak berkaitan dengan sumbersumber belajar yang menjadi spesialisasinya. Mereka ini sering dimanfaatkan sebagai fasilitator ketika dibutuhkan oleh peserta didik karena luas pengetahuan dan pengalamannya. Pada suatu saat seseorang mungkin sebagai resources by design, namun pada kasus lain, mungkin sebagai resources by utilization (Anita, 2009).

3) Bahan (materials), yaitu perangkat lunak (software) yang mengandung pesan untuk disajikan melalui penggunaan alat ataupun dirinya sendiri. Coba Anda berikan contoh? Misalnya buku teks, modul, transparansi (OHT), kaset program audio, kaset program video, program slide suara, programmed instruction, CAI (pembelajaran berbasisi komputer), film dan lain-lain.

4) Alat (devices), yaitu perangkat keras (hardware) yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang tersimpan dalam bahan. Coba Anda berikan contoh? Misalnya OHP, proyektor slide, tape recorder, video player /CD player, komputer, proyektor film, dan lain-lain.

5) Teknik (tecniques), yaitu prosedur atau acuan yang disiapkan untuk menggunakan bahan, peralatan, orang, dan lingkungan untuk menyampaikan pesan. Coba Anda berikan contoh? Misalnya demonstrasi, diskusi, praktikum, pembelajaran mandiri, sistem pendidikan terbuka/jarak jauh, tutorial tatap muka, dan sebagainya.

6) Lingkungan (setting), yaitu situasi di sekitar terjadinya proses pembelajaran di mana peserta didik menerima pesan pembelajaran. Lingkungan dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non fisik. Lingkungan fisik contohnya, gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, aula, bengkel, dan lain-lain. Sedangkan lingkungan non fisik contohnya: suasana belajar, tata ruang belajar, ventilasi udara, cuaca, suasana lingkungan belajar dan lain-lain.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *